ALAM BIAK

Biak adalah Pulau  kecil yang terletak di Teluk Cendrawasih dekat sebelah utara pesisir Provinsi Papua, Indonesia.  Posisi Biak berada di sebelah barat laut Papua Nugini.  Biak adalah pulau terbesar di antara rantai kepulauan kecil, serta mempunyai banyak atol dan terumbu karang.

 Secara administratif, Pulau Biak terbagi atas 2 kabupaten: bagian barat merupakan wilayah Kabupaten Supiori, sedangkan bagian timur bagian dari wilayah Kabupaten Biak Numfor.

Berdasarkan cerita yang saya dengar  di biak,  banyak terdapat keragaman fauna dari berbagai jenis species “burung”  dan  hal ini pun juga  menjadi daya tarik tersendiri bagi bagi Pulau Biak!

Salah satu keunikan dari jenis flora berjenis Nepenthes insigni “The carnivorous pitcher plants” tumbuhan pemakan daging yang tumbuh dengan baik di Pulau Biak atau yang di pulau jawa sering disebut sebagai kantong semar.

Selain keragamaaman Flora dan Fauna tadi,  di Biak juga terdapat pesona pantai yang indah, yakni Pantai Wari dan Pantai Numfor menjadi panorama yang nikmat untuk dikunjungi nanti diantara sekian banyaknya pantai-pantai indah di Pulau Biak seperti Marao, Wanai, Barito dan wafsarak, juga patut dikunjungi juga air terjun “wafsarak”  yang lokasinya ga jauh dari dua pantai di atas  (saya belum sempat kesana namun saya berharap bisa kesana dan menikmati panorama alamnya sambil mancing)

BIAK1 biak2 biak3 biak4 biak5 biak6 biak7 biak8Pulau biak, Supori dan Numfor di kelileingi oleh laut dengan pantai yang indahnya. Dipantai Selatan pulai biak umummnya pantainya terjal. Melihat kondisi ini di Biak saya meyakini bahwa potensi ikanya sangat baik karena berdasarkan informasi yang saya peroleh dari beberapa orang ketika menginap di Hotel di biak, di jelaskan kepada saya bahwa di daerah pantai utra pulau Biak sampai Supiori Utara merupakan daerah Fishing Ground termasuk Kepulauan Padaido, Pantai Barat Pulau Buak di selat Sorendiweri dan Pantai Selatan Pulau Suriori.

Sayang sekali semua itu belum sempat saya singgahi dan merasakan tarikan ikan disana, namun saya mencoba  tidak jauh dari tempat saya menginap  di daerah Biak Timur, saya mencoba ke kepantai di dareah Bosnik, Biak Timur.

Sungguh indah pemandangan disana, dan ketika saya melihat pantai, saya sunguh terpesona dengan melihat air laut yang jernih ikan yang besar sampai yang terkecil terlihat dengan mata telanjangan yang sangat jelas terlihat. Bayangkan hanya sebagian kecil di biak,  mata ini sungguh sungguh sudah di manjakan, saya sudah melihat banyaknya spot ikan yang menakjubkan.

Walau pun, terbatas dengan dengan waktu dan waktu disana saya hanya membawa pancingan piranti BC kelas ringan, disana saya mendapatkankan beberapa kali sambaran  ikan GT sedang (disana disebut ikan Boubara) dengan lure Minnow, namun di karenakan agak curamnya pantai ikan tidak bisa saya landedkan.

Lumayan lah sebagai obat rindu untuk menarik ikan, namun dalam hati saya berguma “Biak….Aku Akan Kembali Lagi Kesisni, Dan Akan kusiapkan Piranti Mancing yang Memadai Agar Ku Nikmati Memancing Di Keindahan Alam Biak”

AMOR DEI = AMOR NATURA

Jakarta, 20 Febuari 2015

 

Sugeng Meijanto Poerba, S.H., M.H.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s