“HADIAH”

 Pernah aku mendengan tentang soerang ayah, yang pada saat putranya berumur dua tahun, sang anak datang kepada ayahnya dan memberiku hadiah. Hadiah itu berupa  vas bunga  kecil yang setengahnya ia isi dengan pasir, lalu ditancapkannya setangkai bunga mawar berwarna pink dan segenggam penuh dedaunan.

Bunga itu lambat lain menjadi  layu dan daun-daunnya mengering; vas bunga kecil  itu pun menua, pecah, dan hancur. Tetapi, bagi sang ayah hadiah itu bagaikan kebanggaan karena si anak  memberikannya dengan tangan yang penuh hasrat, senyum manis, dan hati penuh kasih. Sang ayah sangat menerima hadiahnya dengan sukacita dan menaruhnya di tempat terhormat – di tengah-tengah mejanya.

Merenungkan anaknya dengan hadiah yang diberikan tersebut,sang ayah bertanya apa yang bisa aku berikan kepada Allah hari ini? Apakah aku memberikan penyembahan yang tidak fokus dan kata-kata pujian yang fana? Ucapan syukur yang tidak tulus atau pertobatan palsu? Diriku, bejana yang retak dan berdosa? Memang demikian adanya, aku tahu bahwa Allah menerima diriku dan persembahanku dengan tangan penuh kasih dan senyuman, bersukacita karena kasih dan penyembahanku, semata-mata hanya karena aku ini anak-Nya terkasih.

Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah. (Mazmur 51:19)

Doa:

Tuhan Pengasih, kami tidak layak berdiri di hadapan-Mu. Yang terbaik dari persembahan kami pun tiada berarti. Namun, Engkau memandang persembahan sebagai wujud cinta di hati kami. Terima kasih karena telah menerima pertobatan, ucapan syukur, dan pujian kami. Amin.

Jakarta, 20 Juli 2012

Sugeng Meijanto Poerba, S.H., M.H.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s