Majelis Hakim Harus Memberikan Alasan (motiveringplich) Yang Cukup/Memadai Dalam Menjatuhkan Putusan.

1. Berdasarkan pada ketentuan pasal 19 Undang-undang No. 4 Tahun 2004 tantang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman yang menyatakan bahwa, “Dalam sidang permusyawaratan, setiap hakim wajib menyampaikan pertimbangan atau pendapat tertulis terhadap perkara yang sedang diperiksa dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari putusan”;

2. Dari ketentuan diatas, dapat dijelaskan bahwa berdasarkan Pasal 18 Undang-undang No. 14 Tahun 1970 (sekarang Pasal 19 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004) pada pokoknya menyatakan dalam putusan sidang permusyawaratan setiap hakim wajib menyampaikan pertimbangan atau pendapat tertulis terhadap perkara yang sedang diperiksa dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari putusan.

3. Oleh karena itu jelas bahwa apabila suatu putusan dibuat secara tidak lengkap dan tidak secara seksama dalam mendeskripsikan dan mempertimbangkan alat bukti dan nilai kekuatan pembuktian, maka hal tersebut akan mengakibatkan putusan dianggap tidak cukup pertimbangan hukumnya atau onvoldoende gemotiiveerd, oleh karena itu putusan tersebut bertentangan dengan Pasal 19 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004

4. Selain itu, berdasarkan pada Surat Edaran Mahkamah Agung No. 03 Tahun 1974 tanggal 5 Nopember 1974 yang menyatakan bahwa, “Dengan tidak/kurang memberikan pertimbangan/alasan, bahkan alasan-alasan itu kurang jelas, sukar dapat dimengerti ataupun bertentangan satu sama lain, maka hal demikian dapat dipandang sebagai suatu kelalaian dalam acara, yang dapat mengakibatkan batalnya putusan pengadilan yang bersangkutan dalam pemeriksaan tingkat kasasi”.

5. Dengan demikian berdasarkan ketentuan hukum tersebut, Majelis Hakim harus memberikan alasan (motiveringplich) yang cukup/memadai dalam menjatuhkan putusan, merupakan kewajiban bagi Majelis Hakim Yudex Yuris dan Yudex Factie dan dengan ketiadaan/kurangnya alasan tersebut maka hal ini dapat atau cukup menjadai dasar untuk membatalkan suatu putusan..

6. Oleh karena itu, berdasarkan pada penjelasan angka 1s/d 5 tersebut di atas, maka sudah sepatutnya menurut hukum terhadap putusan Yudex Factie, Yuris Tingkat Kasasi dan PK yang telah begitu saja menguatkan begitu saja putusan Yudex Faktie atau Yudex Yuris sebelumnya di batalkan.

Jakarta, 25 Januari 2012

Sugeng Meijanto Poerba, S.H., M.H.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s