AWALNYA KITA SENDIRI DAN AKHIRNYA KITA AKAN SENDIRI

Manusia  ketika lahir ke dunia,  terlahir dengan sendiri tanpa ditemani, namun seiring dengannya waktu dia tumbuh dengan kebersamaan baik dengan orang yang disayangi dan timbulnya buah hati atau orang-orang yang terkasihi.

Namun dengan seiringnya waktu, orang-orang yang ada disekitar itu akan pergi dan berlalu meninggalkan diri kita. Ada yang termakan oleh waktu dan ada yang pergi dengan sengaja meninggalkan kita yang akhirnya sampai kita sendiri  pun akan meninggalkan mereka.

Dalam hal kita pergipun  meninggalkan mereka, kita pun akan sendirian. Oleh karena itu  kita tetaplah mandiri dan janganlah kita takut dengan kesendirian karena memang sudah kodratnya kita sendiri, namun didalam kesendirian itu tentu sejatinya harus kita isi dengan hal yang bermakna agar saat kebersamaan  itu ada kita punya makna dan pada saatnya kita pergi dengan kesendirian itu, hidup kita penuh makna dari orang-orang yang telah sesaat bersama kita.

AMOR DEI.

Sugeng Meijanto  Poerba, S.H., M.H.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s